Yusuf Jabung
Home » » PDGK4109 Laporan Praktikum IPA Modul 8.Kelistrikan

PDGK4109 Laporan Praktikum IPA Modul 8.Kelistrikan

 
d. Hasil Pengamatan
1.Terjadi gaya tarik menarik antara tas plastik dengan bola pingpong.
2. Ada muatan listrik
3. Potongan kertas sudah tidak tertarik oleh sisir, karena gaya listrik pada sisir sudah
     habis. 
4. Tidak terjadi reaksi sama sekali diantara kedua bola pingpong.
5. Saling menolak karena karena kedua bola pingpong bermuatan listrik sejenis   
    akibat gosokan dengan kain wool.
Bola pingpong kiri digosok dengan
Bola pingpong kanan digosok dengan
wool
plastik
nilon
Wool
tarik menarik
tarik menarik
tarik menarik
Plastic
tarik menarik
tolak menolak
tarik menarik
Nilon
tarik menarik
tarik menarik
tolak menolak
e. Jawaban pertanyaan
  1. Kedua bola pingpong tidak ada reaksi karena tidak mengandung muatan listrik.
  2. Kedua bola pingpong bermuatan sejenis, sehingga saling menolak.
  3. Terdapat 4 benda yaitu: A, B, C, dan D.Jika A menarik B, B menarik C, C menarik D. Diketahui A bermuatan negative maka:
-          B bermuatan positif
-          C bermuatan negatif
-          D bermuatan  positif
  1. Interaksi muatan sejenis adalah tolak menolak dan muatan berlawanan adalah tarik menarik.
Laporan Praktikum IPA Modul 8. Arus Listrik
Hasil Pengamatan: Arus Listrik
  1. Menyusun rangkaian listrik dangan 3 baterai secara seri:
  1. Menghubungkan kabel merah dengan kutub (+) dan kabel hitam dengan kutub (-).
  2. Salah satu ujung kabel merah dan hitam dipasang bola lampu. Ternyata lampu menyala. Hal ini menandakan adanya aliran listrik dari kutub positif menuju kutub negative.
  3. Nyala lampu menunjukkan adanya arus yang mengalir.
Tabel 8.1
Hasil Pengamatan Jenis Bahan
 No
Bahan
Lampu
Konduktor
menyala
tidak
ya
Tidak
1
Kawat besi


2
Kawat tembaga


3
Sendok kawat


4
Kayu


5
Karet penghapus


6
Grafit (mata pensil)


7
Kertas


8
Tas plastic


9
Air keran


10
Air garam


d. Hasil Pengamatan: Tegangan Listrik
  1. a). Rangkaian listrik seperti gambar dibawah ini:


 
Saklar (s) ditutup, lampu tidak menyala. Karena rangkaian tersebut tidak ada tegangan listrik
         b). Membuat rangkaian listrik


 
Saklar (s) ditutup, ternyata lampu menyala agak terang karena muatan listrik yang mengalir lebih besar.
       
   c). Membuat rangkaian listrik:
Setelah saklar ditutup ternyata lampu menyala lebih terang karena muatan listrik yang mengalir lebih besar lagi. Hal ini karena disebabkan jumlah baterainya juga lebih banyak.
            d). Membuat rangkaian seri dengan 3 buah baterai:
Setelah saklar ditutup, lampu menyala sangat terang karena jumlah baterai bamyak, sehingga muatan listrik yang mengalir juga besar.
e. Jawaban pertanyaan
  1. - Arus listrik adalah muatan yang mengalir dari potensial tinggi ke potensial
         rendah.
            - Tegangan listrik selalu berbanding lurus antara arus listrik dengan hambatan listrik.
  1. Pada percobaan I, baterai disusun seri agar nyala lampu bersinar terang
  2. Hubungan antara arus listrik dengan tegangan listrik :
-      I = V
                         R
            -      R = V
                           I
            -     V = I . R
            - I = arus listrik (ampere)
            - V = tegangan listrik (volt)
            - R = hambatan listrik (ohm)
     4.   Paralel baterainya lebih tahan lama karena muatan listrik yang mengalir lebih   
            sedikit sehingga menyebabkan nyala lampu redup.
f. Kesimpulan
a. Besarnya arus listrik selalu berbanding lurus dengan besarnya tegangan listrik
          dan berbanding terbalik dengan besarnya hambatan.    
      b. Tegangan listrik berbanding lurus antara arus listrik dengan hambatan listrik.

Laporan Praktikum IPA Modul 8.Magnet

d. Hasil Pengamatan dan Pembahasan
              Sebuah magnet batang kami letakkan di atas meja, kemudian selembar karton putih kami pegang di atas magnrt tersebut lalu kami taburkan serbuk-serbuk besi secara merata di atas kertas. Selanjutnya kami mengetuk karton itu secara perlahan beberapa kali. Ternyata sserbuk-serbuk besi tersebut bergerak kea rah ujung-ujung magnet batang itu.
e. Kesimpulan :
               Magnet batang mempunyai 2 kutup yang merupakan bagian magnet yang mempunyai pengaruh kemgnetan paling kuat.
f. Jawaban pertanyaan :
1. Medan magnet adalah daerah yang masih merasakan adanya gaya magnet.
2. Sebuah magnet selalu memiliki kutup utara dan kutub selatan karena ini merupakan asas piranti yang dikenal dengan kompas, jarum kompas adalah sebuah magnet yang ditopang pada pusat beratnya sehingga dapat bergerak bebas. Maka salah satu ujungnya selalu menunjuk kea rah utara dan ujung yang lain kearah selatan.
3. Aturan untuk melukis garis-garis medan magnet
   a.      aturan tangan kanan tentang arah medan magnet yang melakukan gaya pada partikel bermuatan positif yang sedang bergerak dengan kecepatan V, jika partikel mempunyai muatan negatif, maka gaya mempunyai arah berlawanan.
  b.                esar B didefisinisikan dalam F, I, Q dan V.
4. Garis-garis medan magnet batang :





































 
Kutub sejenis tolak menolak dan kutub berlawanan jenis tarik-menarik

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.